BANTUL | NARASIDESA.COM – Yogyakarta memang istimewa. Di sini, tepatnya di Dusun Kiringan, Kelurahan Canden, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, terdapat Desa Wisata Jamu Gendong.

Untuk menuju Desa Wisata Jamu Gendong Kiringan tidak susah. Dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat menuju arah selatan sejauh sekitar 16 Km. Setelah melalui jalan-jalan beraspal yang menuju lokasi, untuk mencapai lokasi ditemukan sejumlah hamparan sawah. Di sebuah sudut desa menuju kiringan juga dibangun Patung Mbok Jamu dan ucapan selamat datang di Sentra Jamu Gendong Kiringan.

Ada sekitar 132 penjual Jamu Gendong, yang setiap hari memasarkannya ke berbagai wilayah di Bantul, bahkan hingga ke Kota Yogyakarta menggunakan sepeda, sepeda motor, dan ada juga yang berjalan kaki.

Sebagian bahan baku Jamu Gendong ditanam sendiri di Dukuh Kiringan, dan sebagian didatangkan dari daerah lain disekitar Kiringan. “Karena perajin Jamu Gendong mencapai 132 orang, jadi bahan baku Jamu dari tanaman obat tidak dapat dipenuhi sendiri dari Dusun Kiringan.

Sebagian empon-empon ditanam sendiri oleh pengrajin Jamu Gendong dan warga Dusun Kiringan. Sebagian didapatkan dari Imogiri, dan untuk rempah-rempahnya dari Pasar Bringharjo Yogyakarta.

Desa Wisata Jamu Gendong
Konsep membuat desa wisata ini adalah agar Jamu Gendong di Kiringan dikenal oleh masyarakat luas dan dapat belajar dari Kiringan. Keberadaan Perajin Jamu Gendong di Kiringan ini, selain memberikan kontribusi dalam pembangunan kesehatan, juga memberikan dampak perekonomian bagi warga Kiringan.

Penghasilan pengrajin Jamu Gendong di Kiringan, lebih besar dibandingkan dengan penghasilan pekerja harian di wilayah ini. Kisaran pendapatan Pengrajin Jamu Gendong antara Rp. 80.000 hingga Rp. 350.000 per harinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.